Jumlah anak-anak gemuk di Cina meningkat pesat

Sumber gambar, AFP Getty Images
Tingkat obesitas pada anak-anak di kawasan pedesaan Cina mengalami kenaikan tajam belakangan, seiring dengan perubahan pola makan.
Fakta ini terungkap dalam studi yang dilakukan di Provinsi Shandong. Hasilnya, 17% anak laki-laki di bawah usia 19 tahun tercatat mengalami obesitas pada 2014 dan 9% untuk golongan anak perempuan.
Padahal pada tahun 1985 jumlah anak yang mengalami obesitas, baik laki-laki maupun perempuan, tak sampai 1%.
"Ini sangat mengkhawatirkan," kata Joep Perk dari Masyarakat Kardiologi Eropa ketika mengomentari hasil penelitian itu.
- <link type="page"><caption> Didiskriminasi, orang gemuk makan banyak</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2014/09/140912_obesitas_diskriminasi" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Obesitas dan malnutrisi, dua masalah anak Indonesia</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2016/03/160331_indonesia_unicef_gizi" platform="highweb"/></link>
Data diambil dari enam survei pemerintah yang dikumpulkan dari 28.000 anak-anak usia 7-18 tahun yang tinggal di pedesaan.
Anak laki-laki secara umum lebih gemuk dibandingkan anak perempuan karena adanya preferensi terhadap anak laki-laki sehingga mereka lebih dimanjakan dibandingkan anak perempuan.

Sumber gambar, AFP GETTY
Obesitas di kalangan anak-anak perkotaan di Cina memang sudah lama menjadi masalah, tetapi tampaknya terjadi pergeseran pola makan di seluruh negeri.
Disebutkan bahwa penduduk Cina sekarang lebih sering mengonsumsi makanan yang kaya akan lemak dan tinggi kalori.










