AS dan Cina 'capai kemajuan' soal sanksi untuk Korea Utara

Menteri Luar Negeri Cina Wang Yi dan Menlu AS John Kerry

Sumber gambar, Getty Images

Keterangan gambar, AS dan Cina sepakat bahwa mereka telah mencapai kemajuan dalam pembahasan sanksi bagi Korea Utara.

Amerika Serikat dan Cina menyatakan telah mencapai kemajuan dalam membahas draf resolusi PBB untuk memperkuat sanksi terhadap Korea Utara, setelah peluncuran roket dan uji coba nuklir yang dilakukan negara itu.

Menteri Luar Negeri Cina Wang Yi bersama Menlu AS, John Kerry, mengatakan sebuah draf sebentar lagi siap disahkan.

Meski Cina mengecam langkah Korea Utara, negara itu selama ini enggan mendukung sanksi yang dapat mengancam stabilitas negara tetangganya.

Peluncuran roket jarak jauh pada Februari, setelah uji coba nuklir satu bulan sebelumnya, dikecam sebagai pelanggaran terang-terangan dalam resolusi PBB dan mendorong Dewan Keamanan PBB menyelenggarakan rapat darurat.

Dalam rapat itu, negara-negara besar dunia sepakat bekerja sama untuk memperkuat sanksi.

“Kemajuan berarti telah dicapai dalam perundingan dan kami yakin akan mencapai kesepakatan tentang satu draf resolusi dan mengajukannya (ke PBB) dalam waktu dekat,” kata Wang Yi dalam konferensi pers setelah perundingan di Washington.

John Kerry menambahkan, jika draf resolusi itu disahkan maka ia akan melampaui semua resolusi yang pernah dikeluarkan PBB.

Kore Utara berkeras bahwa roket mereka hanya membawa satelit dan program antariksa, murni untuk tujuan sains.

Namun AS, Korea Utara, dan bahkan Cina yang merupakan sekutunya mengatakan peluncuran roket itu bagian dari pengembangan rudal balistik antar benua.