Orang tua warga Inggris terduga ISIS ditangkap

Orang tua pria Inggris yang dilaporkan mengunjungi Irak untuk bergabung dengan kelompok yang menamakan diri Negara Islam atau ISIS mengungkapkan mereka ditangkap polisi.
<link type="page"><caption> Jack Letts, 20 tahun, dari Oxford, yang diberikan julukan 'Jihadi Jack'</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/02/160201_dunia_inggris_isis" platform="highweb"/></link> oleh sejumlah koran, dilaporkan meninggalkan Inggris untuk bergabung dengan kelompok itu saat berumur 18 tahun.
John dan Sally Letts mengatakan kepada Channel 4 News bahwa mereka ditangkap karena mereka mengirimkan uang kepadanya untuk membeli makanan dan kacamata baru.
Thames Valley Police telah memastikan mereka melakukan penangkapan terhadap dua orang.
Seorang juru bicara mengatakan, "Seorang pria berumur 55 tahun dan wanita berusia 53 tahun dari Oxford ditangkap karena diduga mengirimkan uang ke Suriah yang dapat digunakan untuk tujuan terorisme ... dan mereka dibebaskan bersyarat sampai tanggal 17 Februari."
Orang tuanya mengatakan Jack memang menjadi Muslim tetapi membantah bahwa dia bergabung dengan ISIS dan anaknya mengunjungi kawasan tersebut 'untuk melakukan tugas-tugas kemanusiaan'.
"Gila kalau kami sampai tidak bisa mengirim uang gara-gara akan dipandang mendukung terorisme, " kata ayah Jack.
Sementara ibunya menambahkan, "Ini adalah perasaan yang paling buruk di dunia. Anda benar-benar merasa tidak berdaya."
"Anak Anda ada di sana, mereka tidak mendapatkan dukungan, mereka masih bergantung kepada Anda, dia mengirimkan pesan kepada kami bahwa dia merasa kedinginan atau dia tidak memiliki makanan."









