Cina bebaskan aktivis HAM Swedia

Sumber gambar, AFP
Pemerintah Cina telah membebaskan seorang aktivis hak asasi Swedia yang sebelumnya dituduh menganggu keamanan nasional.
Peter Dahlin, yang berusia 35 tahun, ditahan sejak awal Januari di tengah tindakan keras pemerintah Cina terhadap para aktivis HAM dan pengacara.
Pekan lalu dia dikutip media pemerintah bahwa dirinya <link type="page"><caption> mengaku tindakan melanggar hukum</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/01/160120_dunia_cina_swedia" platform="highweb"/></link> karena dukungan organisasinya kepada seorang pengacara lokal di Cina.
Belum diketahui secara jelas alasan pembebasan Dahlin. Tidak diketahui pula apakah dia akan segera meninggalkan Cina setelah dibebaskan.
Adapun Menteri luar negeri Swedia, Margot Wallstrom menyambut pembebasan Peter Dahlin, tetapi memprihatinkan nasib warga negara Swedia lainnya yang masih ditahan di Cina.
Lima orang lainnya 'menghilang'
Gui Minhai, seorang warga Swedia yang tinggal di Hong Kong, adalah salah seorang dari lima orang yang terkait sebuah penerbitan di Hong Kong, menghilang sejak beberapa bulan terakhir. Dia menghilang saat berlibur di Thailand pada Oktober tahun lalu.
Dia juga telah muncul di stasiun televisi Cina pada awal bulan ini, dan mengatakan dia secara sukarela menyerahkan diri kepada aparat berwenang negara itu.
Sebagian warga Hong Kong meyakini bahwa lima orang itu diculik dan ditahan oleh otoritas keamanan Cina karena dituduh menganggu keamanan nasional negara itu.
Mereka meyakini penahanan itu dilakukan terkait tulisan mereka yang mengkritisi kebijakan pemerintah Cina.









