Bom truk Libia, puluhan tewas

libia

Paling tidak 40 orang tewas terbunuh bom truk yang menargetkan pusat pelatihan polisi di kota Zliten, Libia barat, kata sejumlah laporan.

Media di Libia melaporkan serangan mengenai kamp pelatihan al-Jahfal.

Pusat pelatihan tersebut digunakan sebagai markas militer saat pemimpin Libia yang digulingkan, Muammar Gaddafi, masih berkuasa.

Libia mengalami ketidakstabilan sejak penggulingannya di tahun 2011 dan muncul kekhawatiran milisi kelompok yang menamakan diri Negara Islam atau ISIS mulai bercokol disana.

Sejumlah kantor berita memberitakan paling tidak 50 orang tewas karena ledakan yang dapat didengar sampai Misrata yang berjarak 40 km.

Utusan Khusus PBB untuk Libia, Martin Kobler, mengatakan ledakan tersebut adalah serangan bunuh diri.

Media Libia melaporkan ratusan calon polisi sedang melakukan latihan pagi hari di luar ketika tempat tersebut diserang.

Jaringan televisi al-Naba Libia mengutip kementerian kesehatan yang mengatakan pemerintah yang dipimpin pemberontak telah menyatakan pemberlakuan keadaan darurat, sehingga memungkinkan rumah sakit di Tripoli dan Misrata untuk menerima para korban luka.

Pada bulan Desember, <link type="page"><caption> politikus yang berseberangan menandatangani kesepakatan yang ditengahi PBB</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/12/151217_dunia_libia_damai" platform="highweb"/></link> untuk membentuk pemerintahan kesatuan, tetapi hal ini masih belum diterapkan.