Protes warga Korea Selatan terhadap bom Korea Utara

Sumber gambar, AP
Ratusan warga Seoul turun ke jalan hari Kamis, 7 Januari, memprotes <link type="page"><caption> uji coba bom hidrogen</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/01/160106_dunia_korut_pbb.shtml" platform="highweb"/></link> yang dilakukan oleh Korea Utara.
Sekitar 150 orang berkumpul di pusat kota Seoul dan menuntut pemerintah Korea Selatan untuk mengambil langkah lebih tegas terhadap Korea Utara.
Mereka juga membakar patung pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un dan merobek bendera Korea Utara.
Korea Utara menyatakan mereka telah berhasil mengujicoba bom hidrogen untuk pertamakalinya, mengundang <link type="page"><caption> kutukan dari banyak negara</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/01/160106_dunia_korut_pbb.shtml" platform="highweb"/></link>.
Propaganda

Sumber gambar, AP
Sementara itu pemerintah Korea Selatan mengatakan akan meneruskan siaran propaganda melintasi batas ke wilayah Korea Utara sebagai respon terhadap uji coba tersebut.
Siaran propaganda yang nyaring itu kerap menyebabkan kemarahan Korea Utara dan terakhir kali digunakan beberapa bulan lalu selama ketegangan yang terjadi di wilayah perbatasan.
Pihak berwenang Korea Selatan menyatakan akan melanjutkan siaran tersebut hari Jumat, 8 Januari.
Langkah ini diambil seiring perundingan yang dilakukan oleh pemimpin negara-negara Amerika Serikat, Jepang dan Korea Selatan mengenai tanggapan bersama terhadap langkah Korea Utara ini.
Pyongyang mengatakan uji coba yang dilakukan adalah peledakan bom hidrogen, tetapi beberapa ahli menyangsikannya.









