Cina panggil utusan AS terkait penjualan senjata ke Taiwan

Sumber gambar, EPA
Cina memanggil pejabat senior Amerika Serikat setelah Washington mengumumkan akan menjual dua kapal perang ke Taiwan.
Wakil Menteri Lur Negeri Zheng Zeguang melakukan 'pertemuan resmi' dengan Kaye Lee, kuasa usaha AS, kata kementerian luar negeri Cina.
Kontrak senjata senilai US$1,83 miliar atau Rp25,6 triliun dilakukan sementara terjadi peningkatan ketegangan terkait pembangunan pulau yang masih menjadi sengketa di Laut Cina Selatan oleh Cina.
Taiwan menyampaikan terima kasih kepada Washington karena telah membantu memenuhi kebutuhan pertahanannya.
Cina memandang Taiwan sebagai provinsi yang memisahkan diri yang pada suatu saat nanti akan bergabung kembali dengan Cina daratan, meskipun hubungan keduanya menghangat dalam beberapa minggu terakhir.
Pemimpin kedua negara bertemu bulan lalu untuk pertama kalinya sejak perang saudara tahun 1949.
Cina tetap menegaskan haknya untuk menggunakan kekerasan jika Taiwan berusaha menjadi merdeka.
Pernyataan pihak Cina menyebutkan Zheng mengatakan kepada Lee pada hari Rabu (16/12) bahwa Taiwan 'adalah bagian yang tidak terpisahkan dari wilayah Cina' dan <link type="page"><caption> 'sangat menolak penjualan senjata Amerika'.</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2010/01/100130_ustaiwan" platform="highweb"/></link>









