Arab Saudi rencanakan eksekusi massal 55 orang

saudi

Sumber gambar, AFP Getty

Keterangan gambar, Pelanggar hukum, umur belasan tahun, Ali al-Nimr dilaporkan juga berisiko dihukum mati.

Lembaga pegiat hak asasi, Amnesty International, mengkhawatirkan sejumlah laporan bahwa pemerintah Arab Saudi berencana menghukum mati puluhan orang dalam satu hari.

Koran Okaz melaporkan 55 orang menunggu eksekusi karena 'kejahatan terorisme'.

Sementara laporan al-Riyadh, yang sudah dihapus, menyatakan 52 orang akan segera meninggal.

Mereka memperkirakan yang akan dibunuh diantaranya adalah warga Syiah yang melakukan unjuk rasa menentang pemerintah.

Amnesty meyakini <link type="page"><caption> paling tidak 151 orang telah dihukum mati di Arab Saudi</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2015/04/150415_tki_saudi" platform="highweb"/></link> sampai sejauh ini sepanjang tahun 2015, yang merupakan angka tertinggi dalam catatan sejak tahun 1995.

Pada tahun 2014, jumlah eksekusi yang dilakukan dilaporkan berjumlah 90 orang.

Koran Arab Saudi melaporkan orang-orang yang akan dieksekusi dalam beberapa hari ini diantaranya dalah 'teroris al-Qaida' dan orang-orang dari daerah Awamiya.

Milisi yang diduga al-Qaida tersebut dituduh berusaha menjatuhkan pemerintahan dan melakukan serangan dengan menggunakan senjata kecil, bahan peledak dan peluru kendali darat ke udara, lapor Okaz.