Pimpinan Kurdi-Irak: Aksi Paris untuk 'membangunkan Barat'

Sumber gambar, Getty
Pimpinan intelijen dan keamanan di Kurdistan Irak menyampaikan harapan bahwa serangan Jumat di Paris akan 'membangunkan' kekuatan Barat.
Masrour Barzani mengatakan kepada BBC bahwa kelompok yang menamakan diri Negara Islam atau ISIS dapat dikalahkan dalam beberapa bulan jika masyarakat dunia benar-benar terlibat.
Dia berbicara setelah pasukan Kurdi <link type="page"><caption> berhasil mengusir ISIS keluar dari kota strategis Irak, Sinjar.</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/11/151113_dunia_kurdi_sinjar" platform="highweb"/></link>
ISIS masih menguasai banyak wilayah Suriah dan Irak, yang berupaya direbut kembali oleh pasukan pemerintah maupun kelompok pemberontak moderat.
Berbicara di markas komando di dekat garis depan Sinjar, Barzani mengatakan kepada wartawan BBC, Jim Muir, meskipun terjadi sejumlah kemunduran, ISIS tidaklah melemah secara berarti.
Dan dia menambahkan harapannya bahwa <link type="page"><caption> serangan Paris, yang menewaskan 129 orang</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/laporan_khusus/serangan_paris" platform="highweb"/></link>, akan mengubah keadaan, memicu kekuatan Barat untuk lebih terlibat dalam menghadapi milisi.
"Sangat sulit untuk mengatakan ISIS melemah. Mereka kemungkinan kalah di sejumlah tempat, tetapi untuk melakukan teror tentu saja mereka melakukan metode yang berbeda," katanya.
"Saya pikir ini kemungkinan adalah perubahan taktik. Mereka berusaha melakukan lebih banyak lagi aksi sejenis jika tidak dihentikan dan ditekan."









