Aparat Prancis lancarkan operasi penggerebekan di Paris

Polisi

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Polisi menutup lokasi jalanan yang menjadi sasaran operasi

Sedikitnya tiga pria bersenjata dan seorang perempuan yang memakai rompi berisi bahan peledak tewas di tangan aparat keamanan Prancis dalam suatu operasi penggerebekan di Saint Denis, utara Paris, Rabu (18/11).

Dalam keterangan kepada kantor berita <italic>AFP</italic>, aparat Prancis mengatakan operasi itu bertujuan memburu salah satu tersangka penyerangan di Paris, Abdeslam Salah, dan aktor intelektual serangan tersebut, <link type="page"><caption> Abdelhamid Abaaoud</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/11/151118_dunia_paris_video_tersangka" platform="highweb"/></link>.

Abaaoud, menurut salah seorang pejabat keamanan kepada kantor berita AP, diduga bersembunyi di salah satu apartemen di bilangan Saint Denis.

Sebelumnya, suara tembakan terdengar di Saint Denis, utara Paris, dan laporan menyebutkan letusan senjata berasal dari operasi polisi di wilayah itu, terkait dengan serangan pada Jumat (13/11) lalu.

Sejumlah polisi disebutkan terluka dalam peristiwa tersebut, seperti dilaporkan oleh stasiun TV Prancis BFMTV.

Sebuah laporan mengatakan polisi menutup jalanan di sekitar Place Jean Jaures di Saint Denis, <link type="page"><caption> yang berada di distrik yang sama dengan stadion Stade de France</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/11/151114_dunia_paris.shtml" platform="highweb"/></link>, lokasi bom bunuh diri pada Jumat lalu.

Video amatir yang disiarkan oleh stasiun TV BFMTV dan iTele mengutip saksi mata yang menyebutkan tembakan sporadis terdengar sejak pukul 04.30 waktu setempat.

Deputi walikota Stephane Peu meminta kepada penduduk setempat untuk tidak kelaur rumah.

"Ini bukan sebuah serangan baru tetapi intervensi polisi," katanya.

Sebelumnya, sumber keamanan mengatakan <link type="page"><caption> sebuah video pengawas</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/11/151118_dunia_paris_video_tersangka" platform="highweb"/></link> menunjukkan kemungkinan rekaman aktivitas salah satu dari sembilan tersangka pelaku serangan pada Jumat malam yang menewaskan 129 orang

Kelompok yang menyebut diri sebagai ISIS mengaku sebagai pelaku serangan tersebut.