Tentara AS menyasar "John si Pejihad"

John pejihad

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Belum diketahui, apakah John si pejihad tewas dalam serangan itu.

Tentara Amerika Serikat melancarkan serangan udara menyasar seorang militan ISIS asal Inggris yang dikenal sebagai John Pejihad, namun masih belum jelas apakah ia terbunuh, papar Pentagon.

Mohammed Emwazi, militan Inggris kelahiran Kuwait itu, merupakan sasaran serangan di sebuah tempat dekat Raqqa, Suriah.

Suatu perburuan besar-besaran dilancarkan untuk mencari Emwazi setelah ia tampak dalam berbagai video pemenggalan sandera-sandera barat.

Korban ISIS
Keterangan gambar, Searah jarum jam dari kiri: korban ISISJames Foley, Abdul-Rahman (Peter) Kassig, Alan Henning, Kenji Goto dan Steven Sotloff

Pentagon mengatakan masih mengkaji apakah Emwazi terbunuh dalam serangan hari kamis itu.

Juru bicara Pentagon urusan pers, Peter Cook mengatakan: "Kami sedang mengkaji hasil operasi malam ini dan akan menyampaikan informasi tambahan ketika dan apabila memungkinkan."

Emwazi diyakini berangkat ke Suriah tahun 2013 dan kemudian bergabung dengan kelompok yang mengklaim sebagai Negara Islam atau ISIS. Pertama kali ia tampil dalam video pemenggalan, pada bulan Agustus tahun lalu. Rekaman yang beredar online itu menunjukkan pemenggalan jurnalis AS James Foley.

Jihadi John

Sumber gambar, EPA

Keterangan gambar, Jihadi John yang diidentifikasi sebagai Mohammed Emwazi lahir di Kuwait

Belakangan ia tampak dalam video pemenggalan jurnalis AS lainnya Steven Sotloff, dan pekerja kemanusiaan Inggris, David Haines dan pengemudi taksi Inggris Alan Henning, serta pekerja kemanusiaan AS, Abdul-Rahman Kassig (yang sebelum beragama Islam bernama Peter) dan jurnalis Jepang Kenji Goto.

Pada setiap video, militan ini menggunakan pakaian hitam dan penutup kepala yang hanya memperlihatkan mata dan bagian atas hidungnya.

Berbicara dengan aksen Inggris, dia mengejek kekuatan Barat sebelum meletakkan pisau ke leher para sandera, seperti yang tampak dalam video.

Jihadi John

Sumber gambar, Getty

Keterangan gambar, Para wartawan berkumpul di depan rumah yang diyakini sebagai kediaman Mohammed Emwazi

Perjalanan Mohammed Emwazi

  • 1988: lahir di Kuwait, pindah ke Inggris pada 1994
  • 2009: lulus dari studi komputer dari Universitas Westminster
  • Augustus 2009: pergi ke Tanzania bersama dua teman untuk bersafari tetapi ditolak masuk di Dar es Salaam. Kemudian terbang ke Amsterdam. Setelah dimintai keterangan lalu kembali ke Dover
  • September 2009: menuju Kuwait dan tinggal bersama keluarga ayahnya.
  • Juli 2010: kembali ke Inggris untuk sementara waktu tetapi tidak dapat kembali ke Kuwait karena visanya ditolak.
  • 2012: Lulus kursus mengajar bahasa Inggris Celta
  • 2013: Mengubah nama, mencoba pergi ke Kuwait tetapi dapat dicegah, kemudian menghilang. Orangtuanya melaporkan dia sebagia orang hilang. Empat bulan kemudian polisi mengatakan kepada keluarga Emwazi bahwa dia telah pergi ke Suriah.