AS berikan amunisi pada musuh ISIS Suriah

Kurdish Popular Protection Units (YPG) militia.

Sumber gambar, afp getty

Keterangan gambar, Pejuang YPG memegang senjata di daerah Sheikh Maqsud, Aleppo, Suriah.

Militer Amerika Serikat mengirim lebih 45 ton amunisi kepada pemberontak yang berperang melawan kelompok yang menamakan diri Negara Islam atau ISIS di Suriah timur laut.

Pesawat transpor C-17 yang didampingi pesawat tempur, menjatuhkan pasokan semalam di provinsi Hassakeh, kata juru bicara Pentagon.

Pasokan tersebut dilaporkan terdiri dari senapan kecil, amunisi dan granat.

Operasi ini dilakukan setelah AS membatalkan rencana senilai US$500 juta untuk melatih ribuan pemberontak 'moderat' guna menghadapi ISIS.

Dana tersebut digunakan untuk menyediakan amunisi yang sangat diperlukan dan sejumlah senjata untuk komandan kelompok pemberontak yang sudah beroperasi di darat.

Pentagon mengatakan <link type="page"><caption> lebih 100 paket yang dijatuhkan di Hassakeh</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/10/151010_dunia_asrusia_suriah" platform="highweb"/></link> telah didapat dengan aman.

Barang-barang ini diperuntukkan bagi Kelompok Arab Suriah yang pemimpinnya sudah dipilih dan dipercaya oleh koalisi pimpinan Amerika.

Juru bicara salah satu kelompok, Front Revolusioner Raqqa, mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa mereka diberitahu pasokan tersebut untuk membantu mereka meluncurkan serangan bersama terhadap kota Raqqa, yang merupakan daerah kekuasaan ISIS, dengan milisi Unit Perlindungan Kurdi Populer (YPG).