Topan Mujigae melanda Cina, 11 orang meninggal

Sumber gambar, Xinhua
Topan Mujigae telah menewaskan setidaknya 11 orang dan mencederai lebih 200 orang di selatan Cina, seperti dikutip dari kantor berita Xinhua.
Topan yang semula menghempas Provinsi Guangdong, Minggu (4/10) waktu setempat, bergeser ke daerah tetangganya, Guanxi. Korban meninggal dan terluka berasal dari kedua wilayah.
Tidak hanya menimbulkan korban, topan itu diklaim sebagai penyebab padamnya listrik dan tercemarnya cadangan air bersih di Guangdong dan Guanxi.
Mujigae sebelumnya telah melintasi Taiwan dan Filipina, pada Sabtu (3/10).
Sebelum datang melanda, Topan Mujigae yang dalam bahasa Korea berarti “pelangi”, telah memaksa ribuan orang di selatan Cina mengevakuasi diri.

Sumber gambar, Xinhua
Badai pun tiba di Zhanjiang pada Minggu sore dengan kecepatan angin 180 km/jam dibarengi hujan deras.
Hingga Senin sore (6/10) waktu setempat, Pemerintah Daerah Guangxi melaporkan lebih dari 1,44 juta orang terkena dampak bencana alam ini.
Sejumlah penerbangan dan perjalanan kereta api telah dibatalkan di beberapa kota di pantai selatan Cina.
Tempat wisata di Hainan dan Sanya pun terkena dampaknya. Bahkan, 500 turis dilaporkan terjebak di Pulau Fangji saat topan melanda.











