Polisi Bangladesh tangkap tersangka pemenggal blogger

Niloy Neel dibunuh dengan cara dipenggal di rumahnya.

Sumber gambar, BBC

Keterangan gambar, Niloy Neel dibunuh dengan cara dipenggal di rumahnya.

Kepolisian Bangladesh telah menahan dua tersangka pelaku <link type="page"><caption> pembunuhan blogger ateis, Niloy Neel</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/08/150807_dunia_bangladesh_blogger" platform="highweb"/></link>.

Kedua tersangka, sebagaimana disebutkan polisi, merupakan anggota kelompok Ansarullah Bangla Team, sebuah kelompok militan yang diduga terkait dengan serangkaian serangan terhadap empat blogger sekuler, termasuk Niloy Neel.

Niloy Neel meninggal dipenggal di rumahnya di daerah Goran, Kota Dhaka.

Polisi mengatakan enam penyerang memasuki rumah Neel, berpura-pura ingin menyewa.

"Dua dari mereka membawanya ke kamar dan kemudian membantainya disana," kata wakil komisaris polisi Muntashirul Islam.

Imran H Sarkar, pimpinan jaringan blogger Bangladesh Blogger and Activist Network mengatakan kepada BBC, Neel adalah suara logis anti-ekstremisme.

"Dia adalah suara menentang fundamentalisme dan ekstremisme, dia bahkan adalah suara bagi hak kelompok minoritas - terutama hak wanita dan penduduk pribumi," katanya.

Polisi Bangladesh didesak menghukum pembunuh blogger sekuler.

Sumber gambar, Getty

Keterangan gambar, Polisi Bangladesh didesak menghukum pembunuh blogger sekuler.
Para blogger yang meninggal dibunuh.
Keterangan gambar, Para blogger yang meninggal dibunuh.

Sebelum Neel, seorang blogger sekuler bernama Ananta Bijoy Das meninggal dibunuh sejumlah pria bersenjata parang di Sylhet, pada Mei lalu. Sebelum dibunuh, dia mengaku menerima sejumlah ancaman kematian dari kelompok militan.

Kemudian, pada Maret silam, seorang blogger bernama Washiqur Rahman juga meninggal dipenggal di Dhaka.

Sebulan sebelumnya, blogger bernama Avijit Roy, yang mengedepankan perihal ateisme dan homoseksualitas juga dibunuh di Dhaka.