Sandera asal Kroasia 'dibunuh' ISIS di Mesir

Sumber gambar, AFP
Pemerintah Mesir sedang meneliti beberapa laporan yang menyatakan seorang sandera asal Kroasia telah dibunuh oleh kelompok yang menamakan diri sebagai negara Islam atau ISIS.
Sandera yang bernama Tomislav Salopek itu dilaporkan telah dipenggal, menyusul beredarnya sebuah foto di akun Twitter yang mendukung kelompok militan itu, dengan klaim bahwa jenazah itu adalah badan Salopek.
Perdana Menteri Kroasia, Zoran Milanovic, menyatakan pemerintahannya tidak bisa memastikan apakah kematian Salopek benar adanya. Namun ia menyatakan pihak berwenang bersiap untuk menghadapi kemungkinan terburuk.
Salopek diketahui bekerja sebagai surveyor di sebuah perusahaan energi Prancis di Mesir.
Ia diculik ketika sedang mengendarai mobil di sekitar Kairo pada tanggal 22 Juli lalu.
Petugas keamanan Mesir telah melakukan pencarian tetapi tak bisa memastikan sama sekali, apakah ia berada di Sinai atau di gurun bagian barat Mesir yang berbatasan dengan Libia.
Pekan lalu, dalam sebuah pesan video, kelompok militan Provinsi Sinai mengancam pemerintah Mesir untuk melepaskan 'tahanan perempuan' dari penjara Mesir sebagai ganti nyawa Salopek.
Mereka memberi waktu dua hari kepada pemerintah untuk melaksanakan tuntutan tersebut.














