Peringatan satu tahun tewasnya Michael Brown, aparat AS tuntut remaja pria

Jaksa menuntut Tyrone Harris, yang terkapar di tanah, dengan tuduhan menyerang polisi.

Sumber gambar,

Keterangan gambar, Jaksa menuntut Tyrone Harris, yang terkapar di tanah, dengan tuduhan menyerang polisi.

Para jaksa penuntut di Kota Ferguson, Negara Bagian Missouri, Amerika Serikat, menuntut seorang remaja pria atas tuduhan menyerang sejumlah polisi dalam acara peringatan satu tahun tewasnya remaja kulit hitam, Michael Brown.

Remaja pria yang dituntut tersebut bernama Tyrone Harris, 18 tahun. Menurut keterangan polisi, <link type="page"><caption> Harris menembaki sebuah kendaraan SUV yang ditumpangi aparat</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/08/150810_dunia_ferguson_tembakan" platform="highweb"/></link>. Harris kemudian terluka parah lantaran aparat di dalam kendaraan balas menembak.

Namun, kepada kantor berita Associated Press, ayah Harris mengatakan keterangan polisi adalah bohong belaka. Harris, yang merupakan teman dekat mendiang Brown, menurut ayahnya, ditembak delapan sampai 12 kali saat melarikan diri.

Pawai peringatan satu tahun tewasnya Michael Brown berlangsung di Kota Ferguson.

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Pawai peringatan satu tahun tewasnya Michael Brown berlangsung di Kota Ferguson.

Insiden itu terjadi di penghujung <link type="page"><caption> peringatan satu tahun ditembaknya Michael Brown</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/08/150809_dunia_amerika_ferguson" platform="highweb"/></link>.

Sebelumnya ratusan orang berdiri diam selama empat setengah menit di tempat di mana Michael Brown tewas, mewakili jumlah jam saat tubuh Brown tergeletak di jalan tanpa adanya bantuan.

Penembakan remaja berusia 18 tahun Michael Brown pada Agustus 2014 oleh polisi kulit putih Darren Wilson memicu demonstrasi di seluruh Amerika.

Kejadian tersebut memicu <link type="page"><caption> gerakan protes nasional</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2014/12/141214_dunia_pawai_washington" platform="highweb"/></link> terhadap prasangka buruk berdasarkan ras oleh polisi.