FBI: penembakan empat marinir di AS 'motifnya belum jelas'

Sumber gambar, Reuters
Polisi federal Amerika, FBI, sedang menyelidiki<link type="page"><caption> penyerangan terhadap dua fasilitas militer di Tennessee</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/07/150716_dunia_penembakan" platform="highweb"/></link> oleh seorang pria, yang menyebabkan empat orang anggota marinir tewas, sebelum sang penyerang ditembak mati oleh polisi.
Mohammad Youssuf Abdulazeez, 24, disebut sebagai orang yang melakukan penembakan secara acak di dua lokasi berbeda, di pusat rekrutmen dan pusat pasukan cadangan angkatan laut di Chattanooga.
Keamanan setempat menyatakan serangan ini adalah aksi "terorisme domestik".
Namun FBI menyatakan belum menemukan kaitan kelompok teroris internasional dan menyatakan motif penyerangan itu belum jelas.
Seorang petugas polisi dan petugas marinir terluka, juga seorang perempuan pelaut yang kondisinya kritis di rumah sakit.

Sumber gambar, Reuters
Presiden Barack Obama mengatakan penyerangan itu "memilukan".
Penyerangan terjadi pada pukul 10.45 waktu setempat hari Kamis (16 Juli).
Tersangka pelaku terlihat menghentikan sebuah mobil Ford Mustang sewaan di luar sebuah pusat perbelanjaan dan mulai menembak, 'menyiram' kantor pusat rekrutmen itu dengan peluru.
April Grimmett yang bekerja di penata rambut di dekat lokasi menyatakan, ia melihat orang-orang menundukkan badan mereka di antara mobil-mobil.

Sumber gambar, Reuters
Menurut pihak berwenang, sang penyerang lalu meninggalkan pusat rekrutmen itu dan melaju sejauh 10 kilometer ke pusat pelatihan pasukan cadangan.
Di sana, ia menembak empat orang anggota marinir dan melukai seorang pelaut sebelum tewas dalam tembak menembak dengan polisi.
"Hidup ini pendek dan pahit"
Polisi telah menutup area di sekitar tempat tinggal sang pelaku dalam upaya untuk menyusun penyebab terjadinya serangan itu.
Seorang saksi mata mengatakan dua orang perempuan dibawa dengan tangan terborgol dari rumah yang berada di pinggiran Chattanooga itu.
Menurut laporan, Abdulazeez merupakan warga negara Yordania yang lahir di Kuwait. Namun ia juga warga negara Amerika melalui naturalisasi. Ia bersekolah di kawasan Chattanooga dan lulus dari University of Tennessee dengan gelar insinyur.
Orang-orang yang mengenalnya, kaget mendengar keterlibatannya dalam penyerangan itu.
"Ia anak baik. Mereka orang-orang baik," kata seorang tetangga. "Saya tak pernah terlibat konflik dengan mereka."
Pejabat AS mengatakan namanya tak pernah muncul dalam daftar penegak hukum federal, sekalipun ia pernah ditahan karena mengendarai mobil dalam keadaan mabuk.

Sumber gambar, AFP
"Kami mencari berbagai kemungkinan, apakah terorisme -domestik, internasional, atau semata-mata kriminalitas biasa," kata agen khusus FBI Ed Reinhold.
Blog miliknya dimonitor oleh SITE Intelligence Group yang biasanya mengecek kegiatan terkait terorisme, dan ini bisa berguna untuk keperluan penyelidikan.
Dalam sebuah lema yang ia tulis Senin lalu, ia menyatakan, "Hidup ini pendek dan pahit" dan Muslim jangan sampai membiarkan "kesempatan untuk menyerahkan diri kepada Allah.. berlalu darimu."












