Militan Negara Islam di Suriah menyerang Kobane

Kota Kobane

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Dua serangan bom mobil dan bentrokan dengan pejuang Kurdi menyebabkan lebih dari 30 orang tewas.

Para pejuang kelompok militan Negara Islam, NI, menyerang kota Kobane di Suriah, beberapa bulan setelah mereka tersingkir dari sana.

Dua serangan bom mobil dan bentrokan dengan para pejuang Kurdi menyebabkan sedikitnya 30 orang tewas dan sejumlah lainnya cedera.

Para pegiat hak asasi mengatakan militan NI -yang sebelumnya dikenal dengan ISIS- juga menembak mati 20 orang lainnya di sebuah kamping dekat Kobane.

Serangan ini tampaknya merupakan upaya NI untuk merebut kembali kota tersebut.

Kobane -yang dekat dengan perbatasan Turki, merupakan kota yang menjadi perlambang penting dalam perang melawan NI setelah pada bulan Januari berhasil direbut milisi Kurdi dengan bantuan seangan udara Amerika Serikat.

Kota Kobane

Sumber gambar, EPA

Keterangan gambar, Sebagian wilayah kota Kobane hancur akibat perang antara NI dan pejuang Kurdi.

NI belakangan ini menderita serangkaian kekalahan dari pasukan Kurdi yang ingin merebut kembali kota-kota yang sempat dikuasai NI.

Namun dalam serangan Kamis 25 Juni, NI sudah berhasil merebut kawasan timur laut di kota Hassakeh.

Selama beberapa bulan ini, NI memang berupaya untuk merebut Hassakeh, sekitar 270km di sebelah timur Kobane.

Hassakeh merupakan kota terbesar di kawasan timur laut Suriah, yang menjadi tempat tinggal 500.000 orang, dengan tambahan beberapa ribu jiwa yang mengungsi ke kota itu dari tempat-tempat lain di Suriah.