Australia sita 600 kg heroin di tengah laut

Sumber gambar, Getty
Kapal perang Australia, HMAS Newcastle, dalam patroli di Samudra Hindia menyita 580 kilogram heroin yang ditaksir bernilai lebih dari US$500 juta atau sekitar Rp6,6 triliun.
Hal itu disampaikan oleh Komandan Satuan Tugas Gabungan 633, Brigadir Nagy Sorial.
Dalam pernyataannya, ia menuturkan penyitaan dilakukan pada akhir pekan. Penemuan heroin dalam jumlah besar itu menunjukkan betapa besar peran Angkatan Laut dalam menggagalkan penyelundupan narkotika.
HMAS Newcastle menghadang perahu di lepas pantai Afrika timur, namun tidak dijelaskan negara yang paling dekat dengan lokasi penyergapan. Ketika personel Angkatan Laut Australia menaiki kapal itu, mereka menemukan heroin.
Penyitaan 580 kg heroin ini disebutkan sebagai penyitaan terbesar kedua yang dilakukan oleh Pasukan Maritim Gabungan, satu kerja sama laut yang melibatkan 30 negara dengan fokus patroli di Samudra Hindia dan Timur Tengah.
Kerja sama meliputi pencegahan aktivitas terorisme dan perompakan di dua kawasan itu.








