Rakyat Jepang peringati Perang Okinawa

Sumber gambar, REUTERS
Rakyat Jepang memperingati 70 tahun berakhirnya Perang Okinawa--salah satu pertempuran paling berdarah di Samudera Pasifik selama Perang Dunia II, pada Selasa (23/06).
Pada puncak peringatan tersebut, warga Jepang akan berkumpul dalam sebuah upacara di Kota Itoman. Di kota yang terletak di ujung selatan Pulau Okinawa itu Perdana Menteri Shinzo Abe juga dijadwalkan untuk menyampaikan pidato.
Belum diketahui apa isi pidato Abe. Namun, pada akhir April lalu, <link type="page"><caption> dia menyatakan "penyesalan mendalam" terkait peran Jepang pada Perang Dunia II.</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/04/150429_jepang_penyesalan_as" platform="highweb"/></link>
Sedikitnya 80.000 tentara Jepang tewas dan lebih dari 100.000 warga Okinawa dibunuh atau bunuh diri selama pertempuran 82 hari dengan pasukan Sekutu pimpinan Amerika Serikat.
Lebih dari 12.000 tentara AS juga tewas di pulau itu yang terletak sekitar 550 km barat daya dari daratan Jepang.
Karena letaknya yang strategis, Pulau Okinawa dipandang pasukan sekutu sebagai lokasi penting untuk memulai serangan ke daratan Jepang.
Serangan itu tidak pernah terjadi karena Tokyo langsung menyerah menyusul penjatuhan bom atom di Hiroshima dan Nagasaki pada Agustus 1945.

Sumber gambar, AFP
Meski demikian, Okinawa tetap diduduki militer AS sampai Washington DC menyerahkannya ke Tokyo pada 1972.
Wilayah paling selatan di Jepang itu hingga kini masih menjadi basis militer AS yang dihuni sekitar 26.000 serdadu.
Sebuah proyek kontroversial untuk memindahkan pangkalan angkatan udara AS dari wilayah perkotaan ke pesisir baru-baru ini memicu konflik antara pemerintah pusat di Tokyo dan para pejabat Okinawa.












