Tentara Afghanistan 'pembunuh' Taliban diberi gelar pahlawan

Sumber gambar, Ashraf Gani Twitter
Seorang tentara Afghanistan mendapat gelar pahlawan dari Presiden Ashraf Ghani karena diduga menewaskan enam dari tujuh penyerang di gedung parlemen di Kabul.
Preside Ghani menulis pesan Twitter berupa fotonya bersama tentara itu, Esa Khan, di kantor istana presiden.
Dalam kesempatan tersebut, Ghani juga memberikan kunci rumah baru, yang menjadi hadiahnya. Selain itu, Khan juga mendapat promosi serta medali kehormatan.
"Saya mengundang pahlawan kita, Esa Khan, ke kantor. Saya amat bangga atas keputusannya dan kepahlawanannya. Memberinya hadiah rumah baru," tulis presiden di akunnya.
Siaran TV pada Senin (22/06) memperlihatkan Khan berdiri di atas jenazah para penyerang yang merupakan anggota Taliban.
<link type="page"><caption> Tujuh penyerang meledakkan bom di pintu masuk gedung parlemen</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/06/150622_dunia_kabul" platform="highweb"/></link> namun tidak berhasil masuk ke ruang sidang utama. <link type="page"><caption> Seluruh penyerang tewas ditembak</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/06/150622_dunia_kabul" platform="highweb"/></link> aparat keamanan, yang salah satunya adalah Khan.
Di depan kamera TV dia mengatakan menewaskan enam penyerang itu 'satu per satu'.
Dua warga sipil tewas dalam insiden tersebut dan sekitar 40 lainnya cedera.
<link type="page"><caption> Taliban mengatakan mereka melancarkan serangan</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/06/150622_dunia_taliban_parlemen" platform="highweb"/></link> karena parlemen akan bersidang untuk menunjuk menteri pertahanan yang baru, Massoom Stanekzai.












