Prancis sediakan akomodasi bagi migran

Sumber gambar, Getty
Prancis mengumumkan rencana untuk menyediakan akomodasi bagi lebih dari 10.000 migran sebagai upaya mengurangi kekurangan tempat akibat peningkatan jumlah pendatang yang masuk ke negara itu.
Rencana itu diungkapkan oleh Menteri Dalam Negeri Bernard Cazeneuve, Rabu (17/06). Ia menambahkan rencana itu mencakup 'solusi jangka panjang'.
Dikatakan oleh Cazeneuve bahwa pemerintah akan membuka 4.000 lagi tempat bagi pencari suaka sebelum tahun depan dan 5.500 tempat untuk menampung pengungsi yang diberi status sah di Prancis.
Selain itu, sekitar 1.500 tempat baru akan dibangun sebagai solusi sementara untuk menampung pendatang gelap.
Karena kekurangan fasilitas perumahan, banyak pencari suaka tinggal di tempat-tempat terbuka. Mereka mendirikan perkemahan-perkemahan, tetapi tenda-tenda pencari suaka di Paris dibongkar polisi selama beberapa hari terakhir.
Di sisi lain pihak berwenang juga telah menolak ratusan pendatang yang berusaha masuk dari Italia ke wilayah Prancis.
Tahun ini, sekitar 100.000 migran masuk ke Prancis melalui Italia dan Yunani. <link type="page"><caption> Ribuan di antara mereka sempat terombang-ambing</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/06/150607_dunia_migran_libya_eropa" platform="highweb"/></link> di laut.







