Strategi AS terhadap Irak belum rampung

obama

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Presiden Obama bertemu Perdana Menteri Irak Haider al-Abadi di sela-sela KTT G7 di Jerman.

Amerika Serikat belum memiliki "strategi lengkap" untuk membantu Irak menguasai kembali wilayah yang dirampas kelompok yang menamakan diri Negara Islam atau ISIS, kata Presiden Barack Obama.

Dia mengatakan <link type="page"><caption> Pentagon sedang mengkaji cara untuk membantu Irak dalam melatih dan mempersenjatai pasukannya</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2015/06/150607_dunia_irak_g7" platform="highweb"/></link>.

Tetapi Obama mengatakan komitmen penuh tetap harus datang dari Irak sendiri.

Presiden Amerika ini sebelumnya bertemu Perdana Menteri Irak Haider al-Abadi di sela-sela KTT G7 di Jerman.

ISIS akhir-akhir ini mencatat kemajuan di Irak meskipun koalisi pimpinan AS melancarkan serangan udara.

Pada bulan Mei, milisi menguasai Ramadi, ibukota Anbar yang merupakan provinsi terbesar Irak, disamping kota Suriah, Tadmur, dan reruntuhan kuno di dekatnya, Palmyra.

Para pejabat AS mengatakan pelatihan yang tidak memadai menjadi penyebab utama jatuhnya Ramadi.

Tetapi Obama mengatakan 3.000 personel AS di Irak kadang-kadang menghadapi keadaan dimana "kemampuan pelatihan lebih besar daripada jumlah warga Irak yang menjadi calon anggota pasukan keamanan".