ISIS akui serang lomba karikatur Nabi Muhammad

elton

Sumber gambar, abc

Keterangan gambar, Elton Simpson dilacak FBI selama bertahun-tahun, diperkirakan ingin bergabung dengan militan Somalia.

Kelompok yang menamakan diri Negara Islam atau ISIS menyatakan berada di belakang serangan acara karikatur Nabi Muhammad di Dallas, Texas, Amerika Serikat.

Salah satu dari dua pria bersenjata yang ditembak mati saat mereka menyerang perlombaan menggambar Nabi tersebut sebelumnya telah diidentifikasi sebagai seseorang yang diduga teroris.

Elton Simpson dilaporkan telah dilacak FBI selama bertahun-tahun, diperkirakan ingin bergabung dengan kelompok-kelompok militan di Somalia.

Lewat pesan radio, <link type="page"><caption> ISIS mengatakan para penyerang sebagai "tentara Khalifah"</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2015/05/150504_texas_gambar_muhammad" platform="highweb"/></link>.

Polisi mengatakan Simpson tinggal dalam apartemen yang sama dengan penembak lainnya, Nadir Soofi, di Arizona.

Pengamanan ekstra

Elton Simpson dan Nadir Soofi mengemudikan mobil ke Pameran Seni Muhammad di Garland, kawasan pinggiran Dallas, hari Minggu (03/05), dan ketika konferensi mendekati akhir, mereka melepas tembakan ke arah dua aparat keamanan di tempat parkir.

Keduanya membawa senapan serbu dan memiliki pasokan amunisi dalam jumlah besar di dalam mobilnya.

Pelaksana konferensi kartun Nabi Muhammad -sebuah kelompok yang berkantor di New York yang bersikap kritis terhadap Islam- sudah membayar US$10.000 untuk tambahan keamanan walau polisi mengatakan tidak ada ancaman khusus atas konferensi.

Lomba menggambar Nabi Muhammad tersebut memberikan hadiah US$10.000 atau sekitar Rp130 juta.

Sebagian besar umat Islam berpendapat menggambar Nabi Muhammad merupakan pelecehan atau penghinaan terhadap agama Islam.