Selamat walau lima hari di bawah puing

Sumber gambar, Getty
Seorang remaja berusia 15 tahun berhasil diselamatkan setelah lima hari terperangkap di bawah puing-puing bagunan yang hancur akibat gempa besar di Nepal.
Kerumunan warga berteriak gembira menyambut Pemba Lama diselamatkan di ibukota Kathmandu, dan kini dia dibawa di rumah sakit.
Para petugas penyelamat setempat dan dari Amerika Serikat bekerja selama berjam-jam untuk mengeluarkannya dari reruntuhan.
Mata Pemba Lama tampak berkedip ketika pertama kali dia terkena sinar matahari. Dia sempat mengatakan kepada para petugas bahwa dia bisa bertahan hidup dengan minum air yang berasal dari pakaian yang basah dan makan mentega.

Sumber gambar, AFP
Sementara itu cuaca buruk menghambat <link type="page"><caption> penyaluran bantuan ke kawasan-kawasan terpencil</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2015/04/150428_nepal_gempa" platform="highweb"/></link> yang dihantam gempa, seperti dijelaskan seorang juru bicara pemerintah Nepal, Laxmi Dhakal.
Dia mengatakan armada helikopter yang membawa petugas penyelamat dan bahan bantuan darurat sudah siap terbang namun dibatalkan karena hujan dan awan tebal.
Di luar ibukota Khatmandu, penyaluran bantuan mengandalkan helikopter karena jalan-jalan di kawasan pegunungan tertutup tanah longsor yang dipicu gempa.
Pemerintah mendapat kritik dalam <link type="page"><caption> menanggapi bencana berkekuatan 7,8 skala Rihcter</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/multimedia/2015/04/150426_foto_nepal_gempa" platform="highweb"/></link> yang sejauh ini sudah menewaskan 5.000 jiwa dengan kemungkinan jumlah korban jiwa bisa mencapai 10.000 orang.












