Permintaan tolong baru saat menteri EU bicarakan soal migran

Sumber gambar, EPA
Panggilan untuk permintaan pertolongan baru telah diterima dari kapal-kapal pengangkut para migran di Mediteranea, saat para menteri Negara-Negara Eropa (EU) tengah berada di Luksemburg untuk membahas krisis ini.
Italia dan Malta sedang berusaha menyelamatkan paling tidak dua kapal yang mengangkut ratusan penumpang.
EU sudah menambahkan masalah tentang migran ini ke agenda pembahasannya setelah sebuah kapal karam pada hari Minggu dini hari (19/04) dengan ratusan penumpang yang ditakutkan telah tenggelam.
<link type="page"><caption> Para menteri EU kini berada di bawah tekanan</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2015/04/150419_eropa_pengungsi" platform="highweb"/></link> setelah adanya keputusan tahun lalu untuk menurunkan skala usaha pencarian dan penyelamatan.
Perdana Menteri Italia Matteo Renzi mengatakan pada hari Senin(20/04) bahwa negaranya bekerja sama dengan Malta untuk menyelamatkan paling tidak dua perahu yang memerlukan pertolongan.
Ia mengatakan salah satu kapal itu merupakan sampan kecil yang baru keluar dari pesisir Libia yang mengangkut kira-kira 100 sampai 150 orang. Kapal yang lebih besar mengangkut 300 orang.
Angkatan laut Malta mengatakan kepada BBC bahwa ada beberapa insiden baru yang menyebabkan penyelamatan dikoordinasikan di pesisir Libia bersama Italia.






