Uni Eropa dikritik PBB soal penyelamatan migran

migran libya

Sumber gambar, epa

Keterangan gambar, Orang-orang yang terpaksa menyingkir dari negaranya telah mencapai jumlah yang amat besar sekarang ini.

Perserikatan Bangsa-bangsa menuduh Uni Eropa telah membahayakan nyawa ratusan orang migran yang berupaya untuk mencapai Eropa dari Afrika lewat jalur laut.

EU telah melakukan pemotongan anggaran terhadap operasi penyelamatan mereka, dengan maksud untuk mencegah para migran untuk menyeberang ke Eropa.

Namun PBB dan kelompok hak asasi manusia memperingatkan bahwa kebijakan itu telah gagal, dan bisa membahayakan para penyeberang.

Kelompok Dokter Tanpa Batas atau Medecins Sans Frontieres mengkritik EU dan mengumumkan akan melakukan operasi SAR dan pengobatan di Mediterania.

Penasehat kemanusiaan MSF, Aurelie Ponthieu, menyatakan para penyeberang ini membutuhkan pertolongan.

"Persoalannya, tak ada saluran yang aman dan legal bagi mereka untuk mencapai Eropa, sementara dunia melihat peningkatan jumlah orang-orang yang dipaksa mengungsi oleh keadaan. Saya pikir Eropa tak bisa menutup mata dari situasi ini," katanya.

Dalam peristiwa terakhir, <link type="page"><caption> sekitar 400 orang migran dikhawatirkan tenggelam setelah perahu yang mereka tumpangi terbalik di Laut Mediterania</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2015/04/150414_migran_libia_eropa" platform="highweb"/></link>.

Penjaga pantai di Libya, yang menjadi lokasi awal keberangkatan migran dalam perjalanan berbahaya itu, menyatakan mereka memperkirakan ratusan orang migran akan berlayar dalam beberapa hari ini menyusul cuaca yang cerah belakangan ini.