Pawai mengenang Nemtsov yang dibunuh di Moskow

Sumber gambar, Reuters
Puluhan ribu orang melakukan pawai di pusat kota Moskow, Minggu 1 Maret, untuk mengenang pegiat oposisi, Boris Nemtsov, yang dibunuh.
Mereka membawa bendera Rusia, gambar Nemtsov, serta spanduk yang antara lain bertuliskan 'Dia Berjuang untuk Rusia yang Bebas' dan 'Saya Tidak Takut'.
Pawai tersebut juta melewati tempat <link type="page"><caption> Nemtsov ditembak mati di jembatan dekat Kremlin</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2015/02/150228_politikus_rusia_terbunuh" platform="highweb"/></link>, kawasan tempat gedung pemerintah.
Beberapa ribu pengunjuk rasa juga turun ke jalanan di kota terbesar kedua Rusia, St Petersburg.

Sumber gambar, AP
Penasehat Nemtsov, Vadim Prokhorov, mengatakan kepada BBC bahwa dia yakin kalau pembunuh Nemtsov tidak akan dibawa ke pengadilan.
Dia meragukan bahwa kebijakan Putin untuk memimpin langsung penyelidikan atas pembunuhan Nemtsov akan membuahkan hasil.

Sumber gambar, Reuters
Prokhorov juga menjadi penasehat hukum perempuan yang bersama Nemtsov ketika dia dibunuh.
Perempuan itu merupakan warga Ukraina, yang saat ini sedang terlibat ketegangan dengan <link type="page"><caption> Rusia, yang dituduh mendukung kelompok pemberontak di Ukraina timur</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2015/02/150219_ukraina" platform="highweb"/></link>.
Beberapa jam sebelum dibunuh, Nemtsov menyerukan warga Rusia untuk mendukung unjuk rasa menentang perang di Ukraina, yang rencananya akan digelar hari Minggu.
Polisi mengatakan seorang penyerang di dalam sebuah mobil menembak Nemtsov dari belakang sebanyak empat kali saat ia menyeberangi jembatan di dekat Kremlin.










