Biaya awasi Julian Assange capai £10m

Sumber gambar, AP
Scotland Yard telah menghabiskan sekitar £10 juta (sekitar Rp190 miliar) untuk mengawasi Julian Assange yang mengungsi di kedutaan Ekuador di London.
Kedutaan Ekuador dijaga 24 jam per hari sejak pendiri Wikileaks itu mengungsi di sana.
Data menunjukkan, antara Juni 2012 hingga Oktober 2014, pengawasan langsung menelan biaya £7,3 juta, dengan £1,8 juta di antaranya untuk membayar biaya lembur.
Julian Assange, yang menyangkal tuduhan melakukan serangan seksual terhadap dua perempuan di Swedia, menghadapi risiko ditangkap jika meninggalkan kedutaan itu.
Seorang juru bicara Wikileaks, situs yang membocorkan nota-nota diplomasi rahasia mengatakan, biaya pengawasan itu "memalukan."
Scotland Yard mengukuhkan biaya operasi dalam 28 bulan pertama hingga 31 Oktober lalu, mencapai £9 juta.
Biaya tiga bulan selanjutnya ditaksir akan membuat jumlah keseluruhan mencapai £10 juta.
Memalukan
"Sungguh memalukan melihat bahwa pemerintah Inggris menghabiskan biaya untuk mengawasi dan menahan seorang pengungsi politik yang bukan terdakwa, lebih dari biaya yang dihabiskan untuk menyelidiki Perang Irak yang menewaskan ratusan ribu orang.

Sumber gambar, Reuters

Sumber gambar, AFP
Sementara Julian Assange mengecam Swedia, yang disebutnya telah menerapkan "praktik hukum yang memalukan," dengan menjalankan "penahanan tanpa batas waktu tanpa dakwaan."
Agustus tahun lalu, Assange mengisyaratkan dia akan <link type="page"><caption> "segera" meninggalkan kedutaan</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/08/140818_assange_pergi" platform="highweb"/></link>, yang kini sudah ditinggalinya selama lebih dari 950 hari, namun hingga kini ia tetap bertahan tanpa pernah keluar.
Pejabat Swedia ingin menginterogasi Assange untuk tuduhan serangan seksual terhadap dua perempuan semasa ia berada di negeri itu.
November tahun lalu, Mahkamah Banding Swedia mengukuhkan diterbitkannya surat penahanan untuk Assange.
Pengadilan Inggris berulang kali menyatakan, bahwa ia mesti diekstradisi ke Swedia untuk diperiksa.
Namun Assange khawatir, ia akan diekstradisi ke AS untuk menghadapi dakwaan telah membocorkan dokumen sangat rahasia melalui Wikileaks.
Ia masuk Kedubes Ekuador setelah Mahkamah Agung menolak upaya hukumnya untuk menolak ekstradisi.
Ia mendapat suaka politik dari <link type="page"><caption> Kedubes Ekuador </caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/06/130617_assange_pertemuan" platform="highweb"/></link>Agustus 2012
Ia telah diperingatkan akan segera ditangkap jika meninggalkan kedutaan.









