Polisi Kenya pakai gas air mata untuk bubarkan protes murid SD

Unjuk rasa murid SD di Nairobi

Sumber gambar, EPA

Keterangan gambar, Unjuk rasa murid-murid SD dilakukan untuk menentang pengambilalihan halaman sekolah.

Polisi di ibu kota Kenya, Nairobi, menggunakan gas air mata untuk membubarkan unjuk rasa oleh murid-murid sekolah dasar, yang memprotes pengambilalihan halaman sekolah oleh pengembang perumahan, hari Senin (19/01).

Polisi, dengan anjing pelacak, membubarkan para pemrotes -dilaporkan banyak yang baru berusia enam tahun- setelah mereka merobohkan pagar baru, yang dibangun untuk memisahkan gedung sekolah dan halaman yang selama ini dipakai untuk bermain.

Unjuk rasa di kompleks sekolah yang terletak di dekat bandar udara di Nairobi ini diikuti oleh sekitar 100 murid-murid sekolah dan beberapa pegiat.

Foto-foto yang diunggah ke media sosial Twitter memperlihatkan anak-anak yang terkepung dan terkena asap dari gas air mata.

Unjuk rasa murid SD di Nairobi

Sumber gambar, EPA

Keterangan gambar, Unjuk rasa murid SD di Nairobi diikuti oleh sekitar 100 anak dan beberapa pegiat.

Wartawan kantor berita AFP di lokasi kejadian mengatakan para murid ini harus menyelamatkan diri dari asap tersebut.

Sejumlah pejabat setempat menyatakan bahwa menggunakan gas air mata untuk membubarkan demonstrasi yang dilakukan anak-anak ini sama sekali tidak bisa diterima dan menembahkan bahwa kasus ini sedang diselidiki.