Belgia berusaha mengekstradisi tahanan Yunani

belgia

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Tentara Belgia menjaga di luar kedutaan besar Amerika Serikat di Brussels.

Belgia meminta Yunani untuk mengekstradisi salah seorang tahanan yang diduga terkait rencana penyerangan Islamis terhadap polisi Belgia, kata jaksa.

Pernyataan tersebut dikeluarkan beberapa jam setelah Belgia menyangkal terdapat kaitan antara sejumlah penahanan di Yunani pada hari Sabtu 17 Januari dengan sel jihadis yang dibongkar di kota Verviers, Belgia, pada hari Kamis (15/01).

Meskipun demikian kantor jaksa federal sekarang mengatakan 'pemeriksaan lanjutan' telah memicu permintaan terbaru kepada Athena.

Eropa dalam keadaan waspada tinggi setelah beberapa <link type="page"><caption> militan Islam membunuh 17 orang di Paris minggu lalu.</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/laporan_khusus/lapsus_charlie_hebdo" platform="highweb"/></link>

"Analisa lanjutan dari sejumlah hal terkait penyelidikan membuat kami memiliki alasan yang kuat bagi permintaan ekstradisi salah satu orang yang kemarin ditangkap pejabat Yunani," demikian isi pernyataan kantor jaksa federal Belgia.

Belum jelas apakah tahanan yang dimaksud mengacu kepada Abdelhamid Abaaoud, yang diduga memimpin sel yang berencana membunuh perwira polisi.

Lebih 20 orang ditangkap di Belgia, Prancis dan Jerman.

<link type="page"><caption> Akhir pekan lalu operasi antiteror di Belgia menewaskan dua tersangka militan</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/olahraga/2015/01/150116_belgia_siaga_tinggi" platform="highweb"/></link> di kota Verviers, Belgia timur, setelah mereka menembaki aparat polisi dengan senjata otomatis.

Untuk pertamakalinya dalam 35 tahun, pasukan Belgia ditempatkan di jalan-jalan negara itu untuk menjaga sasaran peka.