AS lenturkan hubungan dagang dengan Kuba

Sumber gambar, AFP
Peraturan baru untuk hubungan wisata dan dagang antara Kuba dan Amerika Serikat akan diterapkan mulai Jumat (16/01), menurut pemerintah AS.
Peraturan baru ini akan memungkinkan warga AS untuk menggunakan kartu kredit mereka di Kuba dan memungkinkan perusahaan AS untuk mengekspor produk teknologi mereka, seperti telpon seluler, peranti lunak, dan layanan internet.
Saat ini Kuba memiliki salah satu jumlah penetrasi internet terendah di dunia – yaitu 5% seperti menurut estimasi Gedung Putih
Warga AS akan diperbolehkan <link type="page"><caption> membawa pulang produk alkohol dan tembakau</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/12/141218_dunia_kuba_dagang" platform="highweb"/></link> seharga US$100 dari Kuba. Hal ini juga menandakan akhir dari larangan cerutu asal Kuba di AS.
Walau turisme masih dilarang, peraturan baru ini membuka jalan untuk warga AS untuk berpergian ke Kuba untuk beberapa alasan tertentu tanpa membutuhkan izin pemerintah terlebih dahulu.
Sekitar 170.000 warga AS pergi ke Kuba tahun lalu, menurut Kementerian Perdagangan AS.

Sumber gambar, AFP
Langkah ini dilakukan menyusul <link type="page"><caption> perjanjian antara Kuba dan AS</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/12/141217_as_kuba" platform="highweb"/></link> bulan lalu untuk membangun kembali hubungan mereka yang terputus sejak 1961.
“Pengumuman hari ini membawa kita selangkah lebih dekat untuk mengganti kebijakan-kebijakan yang kuno yang tidak efektif. Kita sekarang dapat menerapkan kebijakan yang dapat meningkatkan kebebasan politik dan ekonomi bagi warga Kuba,” kata Jacob Lew, Menteri Keuangan AS, dalam pernyataanya.
Awal minggu ini, pihak US mengatakan bahwa Kuba telah membebaskan 53 tahanan politik yang merupakan bagian dari kesepakatan bersejarah ini.










