Kematian pasien Ebola pertama di Mali

Orang-orang yang memasuki Mali dari Guinea telah dicek suhu badannya untuk menghindari kemuingkinan penyebaran Ebola.

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Orang-orang yang memasuki Mali dari Guinea telah dicek suhu badannya untuk menghindari kemuingkinan penyebaran Ebola.

Otoritas negara Mali mengkonfirmasi kematian pertama terkait kasus Ebola, yaitu seorang anak perempuan berusia dua tahun.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan balita ini telah melakukan perjalanan lebih dari 1.000 kilometer dari negara Guinea ke Mali.

Lebih dari 40 orang diketahui pernah melakukan kontak dengan anak itu dalam perjalanan, dan kini mereka dikarantina karena dikhawatirkan terkena virus yang sama.

Wartawan Kesehatan BBC Afrika mengatakan kasus ini membuktikan betapa sulitnya melacak orang-orang lain yang mungkin berada di dekat anak itu.

"Gejala penyakit akibat Ebola yang dialami si anak selama perjalanan bus berisiko menulari orang lain, termasuk eksposur berisiko tinggi, yang melibatkan banyak orang," kata WHO.

Merespon kematian pertama di Mali, warga cukup khawatir terutama di ibu kota Bamako, namun aktivitas masih berjalan normal.

Balita tersebut diketahui dibawa ke Mali oleh neneknya setelah pemakaman ibu si anak di Guinea, salah satu negara yang terkena dampak terparah virus Ebola.

Korban meninggal akibat Ebola di Guinea, Liberia dan Sierra Leone <link type="page"><caption> terus bertambah</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/10/141015_world_ebola_update.shtml" platform="highweb"/></link> dan hingga kini telah mencapai 4.800 orang.