Serangan AS perkecil peluang ISIS kuasai Kobane

Serangan udara berkelanjutan AS dan sekutunya merepotkan militan Negara islam di wilayah Kobane.

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Serangan udara berkelanjutan AS dan sekutunya merepotkan militan Negara islam di wilayah Kobane.

Koalisi pimpinan AS telah melakukan serangan udara yang paling berkelanjutan terhadap kelompok militan Negara Islam di Kobane, kota yang terletak di perbatasan Suriah-Turki.

Sementara, Utusan khusus PBB untuk Suriah, Staffan de Mistura mengatakan dunia tidak bisa membiarkan Kobane dikuasai oleh kelompok militan Negara Islam.

Staffan de Mistura mengatakan, sejauh ini pasukan bersenjata Kurdi bertarung habis-habisan mempertahankan kota itu, namun menurutnya dunia harus melakukan tindakan untuk membantu mereka.

Pasukan Kurdi mengatakan, serangan mereka atas kelompok militan Negara Islam telah berjalan efektif, tetapi aksi ini akan lebih efektif jika dilakukan lebih awal.

'Akan jatuh'

Sebelumnya, Presiden Turki memperingatkan bahwa Kobane "akan jatuh" dikuasai militan Negara Islam.

Pernyataan ini menimbulkan amarah warga Kurdi dengan menggelar unjuk rasa yang berakhir dengan <link type="page"><caption> bentrokan dengan aparat keamanan</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/10/141007_isis_turki" platform="highweb"/></link>, yang telah menewaskan 12 orang.

Kelompok militan Negara Islam terus berupaya mengepung Kobane

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Kelompok militan Negara Islam terus berupaya mengepung Kobane

Mereka menuntut Turki lebih berperan aktif dalam serangan terhadap militan tersebut

Sedikitnya 400 orang tewas dalam waktu tiga pekan ini dalam perang merebut dan mempertahankan Kobane sementara 160.000 penduduk mengungsi.

Sekitar 160.000 warga Suriah asal Kobane telah melarikan diri dengan melintasi perbatasan ke Turki.