Pencarian korban gunung Ontake dihentikan sementara

Sumber gambar, afp getty
Tim penyelamat pencari pendaki gunung yang hilang di Ontake, Jepang, menghentikan sementara operasi karena gunung berapi tersebut terus mengeluarkan gas, batu, dan abu ke udara.
Paling tidak 36 orang diyakini tewas ketika <link type="page"><caption> Ontake</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/09/140928_jepang_evakuasi_gunung.shtml" platform="highweb"/></link> tiba-tiba meletus pada hari Sabtu (27 September).
Ratusan pendaki gunung berada di sana saat Ontake meletus dan sebagian besar berhasil turun gunung tetapi sebagian lainnya terjebak.
Puluhan orang cedera di gunung yang berlokasi sekitar 200km di arah barat ibu kota Tokyo.
Senin 29 September pagi sejumlah helikopter memulai pencarian ketika asap muncul dari puncak gunung.
Ratusan petugas pemadam kebakaran, polisi, dan tentara terlibat dalam operasi yang kemudian dihentikan karena keadaan memburuk.
Dua belas jenazah telah ditemukan sampai sejauh in sementara 24 lainnya dilaporkan masih berada di gunung, setelah lima jenazah berhasil dievakuasi.

Sumber gambar, AP
Dimulai dengan letusan kecil
Letusan kecil terus terjadi sepanjang Sabtu malam tetapi lebih dari 200 orang berhasil dievakuasi.
Beberapa orang tidak dapat bernapas lantaran abu terus menyelimuti langit.
Uap putih tebal yang membubung dari ketinggian 3.067m gunung berapi tersebut memuntahkan abu dan batu.
Selain itu, abu setebal 20cm menutupi gunung berapi tersebut.
Tujuh orang tidak sadarkan diri dan terkapar karena abu, kata lembaga penyiaran nasional Jepang NHK.
Lebih dari 500 tentara Jepang dan polisi dikerahkan hari Minggu sebagai bagian dari upaya penyelamatan.
Gunung Ontake terakhir meletus pada tahun 2007









