PBB luncurkan bantuan pengungsi Irak utara

Pengungsi Irak

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Menurut PBB, operasi bantuan di Irak utara merupakan salah satu yang terbesar selama ini.

PBB mengumumkan peluncuran operasi bantuan besar bagi lebih dari 500.000 pengungsi akibat pertempuran Daulah Islamiyah di Irak utara.

Kepastian itu diumumkan oleh Badan Pengungsi PBB (UNHCR) pada Selasa (19/08).

"Ini merupakan operasi bantuan yang sangat penting dan tentunya salah satu yang terbesar yang pernah saya ingat selama ini," kata juru bicara UNHCR, Adrian Edwards di Jenewa.

Bantuan berupa tenda dan barang-barang keperluan lain akan diangkut lewat udara selama empat hari mulai Rabu (20/08) ke Arbil, Irak, dari Aqaba di Yordania.

Pengiriman dengan pesawat ini akan diikuti dengan pengiriman bantuan lewat darat dari Turki dan Yordania. Adapun bantuan lewat laut akan dilakukan dari Dubai melewati Iran.

Operasi bantuan diadakan di tengah peningkatan upaya negara-negara Barat menghadang gerak kelompok Daulah Islamiyah dengan cara mendukung pasukan Kurdi dan pasukan pemerintah Irak di wilayah utara.

Di Dohuk, terdapat 80.000 pengungsi yang tiba di sana hanya dalam waktu 10 hari terakhir. Mereka menyelamatkan diri dari militan Daulah Islamiyah atau juga dikenal dengan nama ISIS.

Pasukan pemberontak itu merebut sebagian wilayah Irak utara selama beberapa pekan terakhir. Mereka bahkan sempat menguasai bendungan Mosul tetapi bendungan terbesar negeri itu berhasil <link type="page"><caption> direbut kembali oleh pasukan Kurdi</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/08/140817_kurdi_mosul.shtml" platform="highweb"/></link>.