Obama: Serangan ke Irak untuk melindungi 'kepentingan AS'

Bendungan terbesar di Mosul ini diklaim dikuasai kembali oleh pasukan Kurdi.

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Bendungan terbesar di Mosul ini diklaim dikuasai kembali oleh pasukan Kurdi.

Presiden Amerika Serikat, Barack Obama mengatakan <link type="page"><caption> serangan udara AS untuk mendukung pasukan Irak</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/08/140817_irak.shtml" platform="highweb"/></link> merebut bendungan di Mosul ditujukan untuk melindungi kepentingan AS di wilayah itu.

Dalam suratnya kepada Kongres, Obama mengatakan, apabila bendungan itu tetap dikuasai kelompok militan Daulay Islamiyah, IS, akan beresiko terhadap keamanan dan keselamatan staf dan fasilitas milik AS, termasuk kantor kedutaannya, di Baghdad.

Obama mengutarakan hal itu <link type="page"><caption> menyusul serangan udara AS </caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/08/140817_kurdi_mosul.shtml" platform="highweb"/></link>untuk pertama kalinya dalam membantu pasukan Kursi menguasai bendungan terbesar di Irak yang terletak di Mosul.

Presiden Obama mengatakan, operasi militer ini bersifat terbatas dalam lingkup maupun waktunya, demikian keterangan resmi Gedung Putih, Minggu.

Obama juga menambahkan, selain untuk mengamankan kepentingan AS di Irak, serangan udara tersebut untuk "melindungi pemerintah Irak dalam upaya melayani kebutuhan rakyatnya".

Serangan balik terbesar

Sebelumnya, AS mengaku telah menghancurkan atau merusak 19 kendaraan serta pos-pos penjagaan milik IS, hari Minggu.

Bendungan ini dkuasai oleh kelompok militan IS sejak awal Agustus lalu.

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Bendungan ini dkuasai oleh kelompok militan IS sejak awal Agustus lalu.
Pasukan kelompok militan IS telah menguasai sebagian wilayah Irak dan Suriah.

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Pasukan kelompok militan IS telah menguasai sebagian wilayah Irak dan Suriah.

Para pejabat Kurdi mengatakan mereka telah menguasai kembali bendungan tersebut yang sebelumnya <link type="page"><caption> dikuasai kelompok militan IS</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/08/140810_isis_suriah.shtml" platform="highweb"/></link> sejak awal Agustus lalu.

Apabila klaim pemerintah Kurdi ini dapat dikonfirmasi, maka penguasaan kembali bendungan ini merupakan serangan balik terbesar bagi IS sejak <link type="page"><caption> mereka meluncurkan serangan ke Irak</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/06/140629_isis_negara_islam.shtml" platform="highweb"/></link> pada Juni lalu.

Bendungan terbesar di Irak ini dianggap bernilai sangat strategis karena selama ini telah memasok air dan listrik ke kawasan Irak utara.