Gaza dalam kondisi kritis, tegas Sekjen PBB

Sumber gambar, Getty
Sekjen PBB, Ban Ki-moon, mendesak penghentian segera kekerasan di Gaza dengan mengatakan wilayah Palestina itu dalam kondisi kritis.
"Atas nama kemanusiaan, kekerasan harus dihentikan," tegasnya di New York setelah kembali dari mengunjungi wilayah tersebut.
Israel mulai melancarkan operasi militer tanggal 8 Juli lalu atas kelompok militan Hamas, yang menembakkan roket ke wilayah Israel.
Ban mengkritik kedua belah pihak karena melakukan serangan ke permukiman penduduk sipil.
Menurutnya Hamas menembakkan roket ke kawasan warga sipil sementara pasukan <link type="page"><caption> Israel</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/topik/israel/" platform="highweb"/></link> menggunakan senjata berat untuk di Jalur Gaza yang padat penduduk.
"Ini masalah kemauan politik. Mereka, Israel dan Palestina, harus memperlihatkan kemanusiaannya sebagai pemimpin. Kenapa para pemimpin membuat orang-orangnya dibunuh oleh yang lainnya?
"Hal itu tidak bertanggung jawan dan secara moral salah," tambah Ban.

Sumber gambar, AFP

Sumber gambar, AFP
Dia kembali mengulang seruan <link type="page"><caption> PBB untuk gencatan senjata</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/07/140725_gaza_idul_fitri.shtml" platform="highweb"/></link><link type="page"><caption> kemanusiaan dengan segera dan tanpa syarat</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/07/140725_gaza_idul_fitri.shtml" platform="highweb"/></link> sepanjang hari libur Idul Fitri.
Hingga saat ini jatuh korban 1.000 jiwa lebih di kalangan warga <link type="page"><caption> Palestina</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/topik/palestine/" platform="highweb"/></link> -termasuk sekitar 200 anak-anak dan 100 perempuan- dengan 41 tentara Israel dan dua warga sipil.









