PBB serukan gencatan senjata di Gaza

Gaza

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Hari Minggu (20/07) 13 tentara Israel dan lebih dari 100 warga Palestina tewas di Gaza

Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa menyerukan gencatan senjata sesegera mungkin di Gaza setelah mengadakan pertemuan darurat mengenai krisis di Gaza.

Pembicaraan mendesak digelar setelah Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon menggambarkan <link type="page"><caption> penembakan Israel</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/07/140717_gaza_darat_israel.shtml" platform="highweb"/></link> dari pinggiran kota Gaza sebagai "tindakan mengerikan".

Minggu (20/07) adalah hari paling mematikan dari pertempuran, seiring dengan tewasnya 13 tentara Israel dan lebih dari 100 warga Palestina.

Menurut rencana, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John Kerry tiba di Kairo Senin (21/7) untuk membahas krisis tersebut dengan pemimpin Mesir.

'Sesi serius'

Dewan Keamanan <link type="page"><caption> PBB</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/07/140708_pbb_ban_ki_moon_gaza.shtml" platform="highweb"/></link> bertemu atas permintaan Yordania yang dianggap telah mengusulkan rancangan resolusi bernada keras untuk dipertimbangkan.

Namun, para anggota hanya bisa setuju pada "elemen untuk pers," bentuk paling lemah dari tindakan Dewan Keamanan, kata koresponden BBC untuk PBB Nick Bryant.

Eugene Gasana, duta besar Rwanda untuk PBB, mengatakan para anggota telah menyuarakan ketakutan mereka terhadap eskalasi kekerasan dalam sebuah "sesi serius".

Mereka juga menyatakan "keprihatinan serius" pada peningkatan jumlah korban dan menyerukan "rasa hormat dari hukum humaniter internasional, termasuk perlindungan warga sipil," tambah Gasana.