Sonia dan Rahul Gandhi dipanggil pengadilan

gandhi

Sumber gambar, afp

Keterangan gambar, Partai Kongres menyangkal semua tuduhan terhadap para pemimpinnya.

Pengadilan di India memanggil pemimpin senior partai Kongres, Sonia dan Rahul Gandhi, atas dugaan 'penyalahgunaan aset' surat kabar.

Koran The National Herald yang berhenti terbit tahun 2008, dikuasai Kongres di tahun 2010.

Partai menyatakan keinginan menghidupkan kembali media yang didirikan Perdana Menteri pertama <link type="page"><caption> India</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/topik/india/" platform="highweb"/></link> Jawaharlal Nehru di tahun 1938 tersebut.

Subramanian Swamy dari BJP mengajukan petisi dengan mengatakan keluarga Gandhi mengambil alih koran karena jumlah aset yang besar.

Dia mengatakan para pemimpin menggunakan dana partai secara gelap untuk menguasai properti koran.

Juru bicara Kongres mengatakan tuduhan atas presiden partai Sonia Gandhi dan wakil presiden Rahul Gandhi 'sama sekali salah'.

"Saya memiliki bukti yang cukup terhadap pihak tertuduh. Pengadilan meminta mereka hadir pada tanggal 7 Agustus," kata hakim Gomati Manocha saat mengeluarkan perintah pemanggilan hari Kamis (26 Juni).

Disamping keluarga Gandhi, pengadilan juga memanggil pemimpin Kongres, Oscar Fernandes dan Motilal Vora.

Partai Kongres kalah dalam pemilihan umum baru-baru ini dengan hanya meraih 44 dari 543 kursi setelah berkuasa di India selama 10 tahun.