Kelompok militan 'dilucuti' pemerintah Arab Saudi

Sumber gambar, Reuters
Televisi pemerintah Arab Saudi melaporkan pemerintahnya telah membubarkan sebuah kelompok militan yang berencana menyerang sejumlah sasaran pemerintah.
Sedikitnya 62 orang telah ditahan, sebagian besar warga Saudi, tetapi terdapat juga warga Yaman, Pakistan dan Palestina.
Televisi pemerintah, yang mengutip Kementerian Dalam Negeri, mengatakan kelompok tersebut terkait dengan kelompok ekstrem di Suriah dan Yaman.
Arab Saudi mengkhawatirkan peningkatan jumlah warganya yang berperang di Suriah.
Baru-baru ini negara tersebut mengumumkan sedang mempertimbangkan untuk memperlakukan kelompok-kelompok yang berperang di Suriah dan berafiliasi dengan al-Qaida, seperti Negara Islam di Irak dan Levant (ISIS) sebagai organisasi teroris.
Inggris juga mengalami kesulitan dalam memantau <link type="page"><caption> mujahid Inggris</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/02/140214_inggris_suriah_jihadi.shtml" platform="highweb"/></link> yang kembali setelah berperang di Suriah, karena para mujahid yang pulang dari Suriah telah mengalami proses radikalisasi lewat kekerasan dan brutalitas ekstrem yang mereka alami atau saksikan di Suriah.
Sejauh ini diperkirakan 400 warga negara Inggris telah pergi ke Suriah untuk berperang.





