Sekolah 'korban feri' di Korsel dibuka lagi

Sumber gambar, AFP
Sekolah di Korea Selatan, yang banyak siswanya meninggalnya dalam kecelakaan feri minggu lalu, telah dibuka kembali.
Lebih dari 300 siswa dari sekolah menengah atas Danwon, di selatan Seoul, berada di feri Sewol saat kapal itu terbalik.
Sebagian besar siswa meninggal, atau hilang di dalam kapal yang tenggelam.
Feri itu tenggelam minggu lalu saat berlayar dari pulau Incheon ke Jeju.
Lebih dari 160 orang dipastikan meninggal sementara tim pencari terus menyisir bangkai kapal untuk mencari jenazah.
Terdapat sekitar 476 orang di feri tersebut dan banyak yang terperangkap dan kapal tenggelam dua jam setelah sinyal darurat dikirimkan.
Pakar konseling
Penumpang yang berhasil diselamatkan sejauh ini berjumlah 174 orang.
Hampir 250 siswa dan guru dari Danwon dipastikan meninggal atau diasumsikan telah meninggal, lapor kantor berita Reuters.
Sebagian besar siswa tahun terakhir Danwon kembali hari Kamis (24/04).
Namun puluhan pakar konseling diminta hadir di sekolah untuk membantu para <link type="page"><caption> korban selamat untuk mengatasi trauma</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/04/140423_dunia_korban_selamat_kapal_feri.shtml" platform="highweb"/></link>.
Dalam satu minggu terakhir, sekolah menengah itu menjadi tempat peringatan bagi korban dengan banyaknya bunga, dan kartu berisi ucapan duka di gerbang sekolah.
Upacara pemakaman juga berlangsung di ruang-ruang kelas, kata wartawan BBC, Lucy Williamson di Seoul.









