Operasi antiteror Donetsk dimulai

ukraina

Sumber gambar, aptn

Keterangan gambar, Jet Ukraina diatas markas udara Kramatorsk yang dikuasai pegiat pro-Rusia.

Presiden sementara Ukraina Olexander Turchynov mengumumkan dimulainya "operasi antiteroris" terhadap pendukung Rusia.

Dia mengatakan kepada parlemen aksi ini dilakukan "tahap demi tahap, dalam cara yang bertanggung jawab".

Beberapa jam kemudian suara tembakan terdengar di markas angkatan udara yang para pejabat katakan dikuasai milisi.

Turchynov mengatakan markas udara di Kramatorsk telah "dibebaskan" dari "teroris".

Pemberontak pendukung Rusia merampas sejumlah gedung di 10 kota provinsi di Ukraina timur, yang merupakan pusat industri berat Ukraina.

Ribuan pasukan Rusia dilaporkan ditempatkan di sepanjang perbatasan, memicu kekhawatiran operasi terhadap pemberontak dapat menyebabkan invasi.

Rusia menganeksasi Provinsi Krimea bulan lalu, setelah mereka memutuskan untuk memisahkan diri dan melaksanakan referendum.

Hari Selasa (15/04) Gedung Putih menyatakan respon pemerintah Ukraina penuh perhitungan dan memperingatkan Washington "sedang mempertimbangkan" pengenaan <link type="page"><caption> sanksi tambahan</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/04/140415_ukraina_rusia_unieropa_as.shtml" platform="highweb"/></link> terhadap Rusia.

Sementara itu Perdana Menteri Rusia Dmitry Medvedev mengatakan Ukraina kemungkinan akan mengalami perang saudara dan mendesak pemerintah di Kiev untuk tidak memperparah keadaan.