Ditemukan 200 objek di Samudra Hindia

Sumber gambar, Reuters
Badan ruang angkasa Thailand mengatakan satelit mendeteksi setidaknya 200 objek terapung di perairan Samudra Hindia bagian selatan.
Di perairan ini diperkirakan <link type="page"><caption> pesawat Malaysia Airlines MH370</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/laporan_khusus/malaysia_malaysia_airlines.shtml" platform="highweb"/></link> hilang pada 8 Maret.
Sejumlah laporan menyebutkan ukuran objek-objek tersebut antara 2 hingga 15 meter dan tersebar di perairan yang berjarak 2.700 kilometer di barat daya Perth.
"Tapi sejauh ini kami belum bisa memastikan, atau lebih tepatnya belum berani memastikan bahwa objek tersebut adalah puing-puing atau serpihan dari pesawat (MH370)," kata Anond Snidvongs, kepala badan ruang angkasa Thailand, kepada kantor berita AFP.
Ia menjelaskan foto-foto satelit diambil pada hari Senin (24/03) namun pihaknya memerlukan waktu beberapa hari untuk memprosesnya menjadi data.
Snidvongs juga mengatakan bahwa informasi ini sudah diserahkan kepada para pejabat Malaysia.
Sebelumnya <link type="page"><caption> satelit Prancis mendeteksi sekitar 100 objek</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/03/140326_malaysia_pesawat.shtml" platform="highweb"/></link> yang mungkin berasal dari pesawat Malaysia Airlines yang hilang.
MH370 tengah dalam perjalanan dari Kuala Lumpur menuju Beijing ketika menghilang dari radar sekitar satu jam setelah lepas landas.
Terdapat 239 penumpang dan awak -sebagian besar warga Cina- di pesawat tersebut.
PM Malaysia Najib Razak sudah memastikan bahwa penerbangan MH370 berakhir di Samudra Hindia selatan dan tidak ada penumpang atau awak yang selamat.









