Rangkaian serangan bunuh diri Taliban

Sumber gambar, AFP
Militan Taliban melancarkan serangkaian serangan bunuh diri di Afghanistan dengan menewaskan sedikitnya 11 orang dan sebagian besar adalah polisi.
Tujuh militan juga tewas ditembak polisi dalam serangan atas satu kantor polisi dan beberapa kantor pemerintah di Jalalabad, <link type="page"><caption> Afghanistan</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/topik/afghanistan/" platform="highweb"/></link> timur.
Pertarungan dilaporkan berlangsung selama beberapa jam, Kamis (20/03) pagi, hingga menutup sebagian besar kota yang terletak di dekat perbatasan dengan <link type="page"><caption> Pakistan</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/topik/pakistan/" platform="highweb"/></link> ini.
Para saksi mata mengatakan kepada BBC bahwa sebuah bom mobil yang menyerang kantor polisi membuat para pembom bunuh diri lain menyerang beberapa gedung milik pemerintah.
Juru bicara Kementrian Dalam Negeri Afghanistan, Sediq Sediqqi, mengatakan satu atau dua penyerang sempat bersembunyi di dalam sebuah ruangan kecil di kantor polisi sebelum akhirnya ditembak mati oleh aparat keamanan.
Taliban sebelumnya mengatakan akan <link type="page"><caption> meningkatkan</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/03/140310_afghanistan_taliban.shtml" platform="highweb"/></link><link type="page"><caption> serangan menjelang pemilihan presiden Afghanistan</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/03/140310_afghanistan_taliban.shtml" platform="highweb"/></link> yang akan berlangsung pada 5 April mendatang.

Sumber gambar, AP
Hari Selasa (18/03), sebuah serangan bunuh diri di Afghanistan utara menewaskan 17 warga sipil termasuk perempuan dan anak-anak serta melukai lebih dari 60 orang.
Dalam pesan singkat telepon yang dikirim ke berbagai media, Taliban mengaku berada di belakang serangan terbaru di Jalalabad ini.









