Ledakan tabung gas di Qatar, sembilan tewas

Sumber gambar, Reuters
Sembilan orang tewas di Qatar akibat ledakan tabung gas di sebuah restoran sementara 32 lainnya luka dan beberapa dalam keadaan kritis.
Kantor berita pemerintah melaporkan ledakan terjadi di sebuah restoran Turki, tak jauh dari pusat pertokoan di ibukota Doha, Kamis 27 Februari 2014.
Ledakan dilaporkan cukup besar sehingga merusak beberapa mobil di dekat pusat ledakan dan membuat puing-puing terlempar sampai sejauh 50 meter.
Bulan Mei 2012, kebakaran di sebuah pusat pertokoan lainnya di Doha menewaskan 19 orang, termasuk tiga orang anak.
Perdana Menteri Qatar, Sheikh Abdullah bin Nasser al-Thani, sudah mengukuhkan jatuhnya korban jiwa dalam siaran TV dan menegaskan peraturan keselamatan sudah diterapkan.
Qatar -negara kecil yang kaya raya dengan populasi sekitar dua juta jiwa- terpilih sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022 walau waktu penyelenggaraan mungkin diubah dari musim panas menjadi musim dingin di akhir tahun.
Sebelumnya negara ini dikritik karena dianggap tidak memberi cukup perlindungan kepada para buruh asing di sana yang bekerja dalam pembangunan <link type="page"><caption> proyek Piala Dunia, dengan korban jiwa</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/olahraga/2014/02/140217_korban_pialadunia_qatar.shtml" platform="highweb"/></link><link type="page"><caption> dilaporkan hingga ratusan.</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/olahraga/2014/02/140217_korban_pialadunia_qatar.shtml" platform="highweb"/></link>
Menanggapi kritikani tersebut, Qatar sudah <link type="page"><caption> menerbitkan </caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2014/02/140211_bisnis_qatar_pekerja_hak_pialadunia.shtml" platform="highweb"/></link><link type="page"><caption> peraturan baru tentang pekerja asing.</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2014/02/140211_bisnis_qatar_pekerja_hak_pialadunia.shtml" platform="highweb"/></link>









