Pembebasan Napi Bagram diprotes Amerika

Sumber gambar, AFP
Enam puluh lima tahanan telah dibebaskan dari pusat penahanan Bagram Afghanistan, kata pejabat setempat, meskipun diprotes keras oleh militer Amerika Serikat.
Washington berpendapat bahwa langkah ini berbahaya, mengingat adanya bukti para tahanan sebelumnya menyerang NATO dan tentara Afghanistan.
Tapi Kabul mengatakan tidak menemukan bukti memadai untuk terus memenjarakan para tahanan ini.
Ratusan tahanan di Bagram telah dibebaskan sejak penjara itu berada <link type="page"><caption> di bawah kendali pemerintah Afghanistan</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2012/09/120911_bagram.shtml" platform="highweb"/></link>, Maret tahun lalu.
Para tahanan dilaporkan nampak di gerbang penjara pada hari Kamis (13/02) pagi, lapor wartawan BBC di Kabul, David Loyn.
Beberapa diantaranya nampak tertawa dan tersenyum ketika meninggalkan penjara.
Keputusan Karzai
Amerika menganggap pembebasan para tahanan ini menyalahi perjanjian saat serah-terima pengelolaan Bagram pada pemerintah Afghanistan.
Washington mengatakan salah satu tahanan ditangkap setelah terluka dalam serangan terhadap tentara Afganistan, sementara yang lainnya ditangkap karena membawa bom, granat dan senapan.
Pembebasan ini menandai titik terendah baru dalam hubungan Afghanistan dan AS, ujar Lyon, setelah sebelumnya pejabat dua negara juga berselisih paham tentang beberapa hal.

Keputusan pembebasan ini diduga diambil secara pribadi oleh Presiden Hamid Karzai, yang memang sejak lama menentang dibukanya pusat penahanan Bagram.

Sumber gambar, 1
Fasilitas enjara ini kebanyakan menampung <link type="page"><caption> anggota Taliban</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/10/131012_afghanistan_taliban.shtml" platform="highweb"/></link> dan gerilyawan perlawanan lain yang tertangkap, juga seringkali dituding sebagai tempat <link type="page"><caption> penyiksaan tahanan</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2012/01/120108_bagraminmates.shtml" platform="highweb"/></link>.

Sumber gambar, 1
Saat ini pasukan Amerika tengah bersiap untuk menarik seluruh pasukannya dari negara tersebut.









