Israel 'gencarkan' penghancuran rumah Palestina

Penghancuran rumah warga Palestina oleh Israel

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Dua warga Palestina bereaksi ketika mendapati rumahnya di desa Jabel Mukaber telah dihancurkan.

Sebanyak 25 organisasi bantuan internasional mengatakan penghancuran properti warga sipil Palestina oleh Israel meningkat pesat selama bulan-bulan terakhir.

Rumah-rumah penduduk yang dihancurkan terletak di Jerusalem Timur dan Tepi Barat.

Dalam pernyataan bersama pada Jumat (07/02) ke-25 organisasi bantuan internasional, termasuk Oxfam dan Christian Aid, mengatakan data PBB dan kelompok-kelompok HAM Israel menunjukkan penghancuran rumah warga Palestina meningkat 40%.

Peningkatan terjadi sejak perundingan perdamaian antara Israel dan Palestina dilanjutkan Juli lalu. <link type="page"><caption> Perundingan damai digelar atas prakarsa Amerika Serikat</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/01/140114_israel_amerika_menhan.shtml" platform="highweb"/></link> tetapi dikritik oleh sebagian pihak di pemerintahan Israel sendiri.

Menurut badan-badan bantuan, dari 663 rumah Palestina yang dihancurkan tahun lalu, sebanyak 122 di antaranya dibangun dengan biaya bantuan internasional.

Pemerintah Israel mengatakan rumah-rumah yang dihancurkan tidak mengantongi izin.

Namun warga Palestina di dua kawasan yang duduki Israel itu mengatakan pihak berwenang Israel tidak mengeluarkan izin pembangunan.

Israel merebut Tepi Barat dan Jerusalem Timur bersama Jalur Gaza dalam perang 1967 dan tahun 2005 meninggalkan Gaja, yang sekarang diperintah oleh faksi Hamas.