Seorang pria Palestina tewas ditembak Israel

Sumber gambar, AFP
Tentara Israel menembak mati seorang pria Palestina di Ramallah, Tepi Barat, yang disebut lebih dulu menyerang mereka.
Muhammad Mubarak, yang berusia 22 tahun, merupakan seorang pekerja berasal dari kawasan pengungsian di Jalazoun, dekat Ramallah.
Seorang juru bicara tentara <link type="page"><caption> Israel</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/topik/israel/" platform="highweb"/></link> mengatakan dia ditembak setelah menyerang para tentara yang berada di sekitar di permukiman Yahudi Ozra.
"Tentara dengan cepat memberi tanggapan untuk menyingkirkan ancaman atas nyawa mereka dan melepas tembakan ke teroris tersebut," tutur juru bicara tersebut kepada kantor berita Reuters.
Namun beberapa warga <link type="page"><caption> Palestina</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/topik/palestine/" platform="highweb"/></link> yang berada di dekat lokasi penembakan mengatakan kepada media setempat bahwa korban tidak bersenjata dan tentara Israel tidak memberikan akses bagi ambulans.
Kekerasan di kawasan pendudukan Tepi Barat meningkat belakangan ini dengan 19 warga Palestina dan empat orang Israel tewas sejak upaya untuk menggelar<link type="page"><caption> perundingan</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/07/130720_dialog_israel_palestina.shtml" platform="highweb"/></link><link type="page"><caption> damai Israel dan Palestina, Juli lalu.</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/07/130720_dialog_israel_palestina.shtml" platform="highweb"/></link>
Perundingan yang ditengahi Amerika Serikat itu hingga saat ini belum menunjukkan tanda-tanda kemajuan yang berarti.





