Pembatalan peluncuran buku Malala di Pakistan

Sumber gambar, Getty
Universitas Peshawar di Pakistan mengatakan mereka terpaksa membatalkan acara peluncuran buku pegiat pendidikan Malala Yousafzai karena alasan keamanan.
Seorang pejabat universitas mengatakan pemerintah setempat tidak memberikan pengamanan.
Buku <italic>I am Malala</italic> menuturkan <link type="page"><caption> upaya pembunuhan </caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2012/10/121009_pegiat_remaja_pakistan.shtml" platform="highweb"/></link><link type="page"><caption> kelompok militan Taliban atas Malala,</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2012/10/121009_pegiat_remaja_pakistan.shtml" platform="highweb"/></link> yang memperjuangan pendidikan untuk perempuan di kampungnya di kawasan Lembah Swat, <link type="page"><caption> Pakistan.</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/topik/pakistan/" platform="highweb"/></link>
Namun pemerintah daerah, yang kini dipimpin mantan pemain kriket terkenal, Imran Khan, membantah menghalangi acara tersebut.
Mereka menegaskan peluncuran buku dibatalkan karena ruang yang akan digunakan tidak layak.
Malala sendiri rencananya tidak akan hadir dalam peluncuran bukunya di Unversitas Peshawar.
"Kami terpakas membatalkannya. Kami ditekan oleh menteri-menteri pemerintah daerah dan wakil rektor," tegas Sarfaraz Khan kepada kantor berita AFP.

Sumber gambar, PA
Malala sempat berada dalam keadaan kritis karena ditembak di bagian kepala saat sedang dalam perjalanan menuju ke sekolah pada tahun 2012.
Dia kemudian <link type="page"><caption> mendapat pengobatan di Birmingham,</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/02/130203_malala_operasi.shtml" platform="highweb"/></link> Inggris, yang kini menjadi tempat tinggalnya.
Buku memoar Malala disambut di berbagai belahan dunia dan sudah diterjemahkan ke dalam beberapa bahasa namun beberapa sekolah swasta di Pakistan melarangnya dengan alasan anti-Pakistan dan anti-Islam.









